Pemasangan Hood Dapur: Panduan Lengkap untuk Dapur Lebih Nyaman

Pemasangan hood dapur bukan hanya untuk menambah estetika, tetapi juga mempengaruhi kenyamanan. Banyak yang tidak sadar kalau asap, uap minyak, atau bau masakan yang menumpuk bisa mengganggu kualitas udara di rumah atau memicu masalah kesehatan.

Di sinilah peranan tudung penghisap asap atau cooker hood di dapur membantu mengatasi permasalahan tersebut. Namun, pemasangannya harus dilakukan dengan hati-hati dan Anda perlu memperhatikan beberapa hal ketika akan memasang cooker hood.

Apa Itu Hood Dapur?

Cooker hood atau biasa disebut hood dapur merupakan alat penghisap asap yang biasanya dipasang di atas kompor. Fungsinya untuk menyingkirkan asap, uap, atau pun bau yang biasanya ditimbulkan ketika memasak.

Hasilnya, udara di dapur tetap akan terasa bersih dan segar, sehingga memasak pun lebih nyaman. Lebih dari membuat rasa nyaman, pemasangan cooker hood juga membuat kondisi udara di dapur lebih ramah untuk kesehatan.

Jadi, kalau masih ada pertanyaan “Cooker hood apakah perlu?” , maka tentu saja sangat diperlukan. Jika masih ragu, maka berikut ini beberapa manfaat cooker hood di dapur, yaitu:

  • Mencegah asap ataupun uap hasil proses memasak di area sekitar dapur
  • Mengurangi panas dan kelembaban ketika memasak
  • Mengurangi risiko tumbuhnya jamur maupun bakteri akibat dapur yang lembab
  • Membantu menjaga kesehatan paru-paru dari paparan asap.

Cara Kerja Cooker Hood

Hood bisa bekerja dengan sistem sirkulasi udara internal maupun eksternal. Berdasarkan sistem sirkulasi udaranya tersebut, berikut ini dua jenis cara kerja dari penghisap asap dapur atau cooker hood, yaitu:

  • Sistem Sirkulasi Internal atau Recirculation

Udara panas ataupun asap di dapur akan dihisap oleh cooker hood kemudian disaring dengan filter udara khusus. Hasilnya berupa udara bersih yang kemudian disalurkan kembali ke dapur.

  • Sistem Sirkulasi Eksternal atau Venting

Uap kotor hingga asap yang dihasilkan dari proses memasak di dapur akan langsung dihisap oleh cooker hood. Asap tersebut akan diarahkan ke saluran pembuangan dan dibuang ke luar rumah.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pemasangan Hood Dapur

Pemasangan hood dapur mungkin terlihat sederhana, tetapi ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dipersiapkan terlebih dahulu.

1. Ukuran Ruang Dapur dan Perhatikan Lokasi Kompor

Ukuran ruang dapur menjadi salah satu faktor penting untuk dipertimbangkan karena bisa mempengaruhi daya hisap jenis hood yang harus digunakan.

Selain itu, posisi kompor di dapur juga harus diperhatikan. Kompor yang berada menempel dengan dinding akan lebih mudah dipasang hood.

Sementara itu, kompor yang berada di tengah ruangan dapur membutuhkan hood gantung yang dipasang di plafon dengan pemasangan yang cenderung lebih rumit.

2. Pastikan Ketersediaan Listrik dan Saluran Pembuangan Udara

Tips pemasangan hood dapur lainnya juga harus memperhatikan ketersediaan listrik. Pastikan tegangan listrik rumah memang bisa digunakan atau sesuai dengan hood cooker. Hal ini karena biasanya hood cooker memiliki daya yang tinggi.

Hood cooker kualitas premium biasanya juga dilengkapi fitur canggih, seperti auto clean, sensor asap, lampu LED, dan lainnya. Jenis hood cooker seperti ini biasanya membutuhkan daya listrik yang lebih tinggi.

Anda juga harus memperhatikan saluran pembuangan khususnya untuk hood yang memang memerlukan saluran pembuangan. Jenis hood seperti ini memerlukan instalasi tambahan berupa saluran pipa yang mengarah ke luar rumah. 

3. Pemilihan Jenis Cooker Hood yang Sesuai

Pemasangan hood dapur juga harus mempertimbangkan jenis cooker hood. Hal ini karena masing-masing jenis hood memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri serta fitur yang harus diperhatikan agar sesuai kebutuhan maupun kondisi dapur.

Berikut ini beberapa jenis hood dapur yang biasa digunakan di rumah, yaitu:

  • Chimney Hood
  • Island Hood
  • Visor Hood
  • Build in Hood

Panduan Pemasangan Hood Dapur

Bagaimana cara memasang hood dapur? Secara umum, berikut ini langkah-langkah dalam cara pemasangan hood dapur, yaitu:

1. Menentukan Tinggi Ideal antara Kompor dan Hood

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tinggi cooker hood dari kompor sekitar 65 hingga 75 cm. Namun, pertimbangkan jenis kompor ketika menentukan tinggi antara kompor dan hood.

Pastikan jangan terlalu tinggi atau rendah karena bisa mempengaruhi kinerja hood tersebut. Hood yang dipasang pada ketinggian yang tepat akan membuat hasil daya hisap lebih optimal. 

2. Memasang Bracket Penyangga

Pemasangan hood dapur akan lebih mudah ketika menandai lokasi lubang untuk bracket penyangga terlebih dahulu. Setelah dipastikan dan ditandai, maka bracket penyangga siap dipasang sesuai panduan.

3. Menggantungkan Cooker Hood pada Bracket

Hood yang sudah dibeli pun bisa langsung dipasang pada bracket. Pastikan pemasangannya benar-benar kuat agar hood tidak jatuh dan membahayakan. Kemudian, sambungkan kabel listrik ke hood sesuai panduan.

4. Menghubungkan Pipa Pembuangan

Instalasi hood dapur tidak selesai sampai di situ karena Anda juga harus menghubungkan pipa pembuangan terlebih dahulu. Jika sudah selesai, maka pastikan juga untuk melakukan tes fungsi dengan menyalakan hood.

Tips Merawat Hood Dapur agar Awet

Setelah hood terpasang dengan baik di dapur, maka pastikan untuk merawatnya dengan baik agar hood tetap berfungsi optimal dan awet. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan dalam cara merawat cooker hood, yaitu:

  • Pastikan untuk membersihkan filter hood secara berkala
  • Lap dan bersihkan juga bagian luar dari hood dengan kain lembut dan cairan pembersih
  • Pastikan saluran pipa tidak tersumbat debu ataupun serangga
  • Jangan menyentuh hood dengan tangan berminyak
  • Pastikan untuk menggunakan hood sesuai kapasitasnya atau jangan berlebihan dan matikan hood ketika tidak digunakan.

Jika suatu saat hood tidak bekerja dengan baik, maka sebaiknya langsung hubung tukang service profesional untuk memperbaiki hood. Jangan menunggu hood rusak parah agar kerusakannya bisa segera diatasi.

Kapan Harus Memanggil Tukang Profesional?

Pemasangan hood dapur di rumah memang dapat dilakukan sendiri. Namun, ada risiko yang harus ditanggung jika memang tidak memiliki keahlian. Pemasangan hood pun memerlukan tenaga dan waktu yang lebih lama.

Berikut ini beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan untuk memutuskan kapan harus memanggil tukang profesional, yaitu:

  • Anda ragu atau bahkan tidak memiliki keterampilan dalam instalasi listrik
  • Ketika pemasangan hood memerlukan modifikasi kabinet atau dinding dapur
  • Tidak memiliki cukup banyak waktu untuk memasang hood dapur sendiri.

Jika menurut Anda pemasangan hood oleh tukang profesional lebih murah biayanya, maka lebih baik gunakan jasanya. Estimasi biaya pemasangan hood kurang lebih mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. 

Penutup

Pemasangan hood dapur bukan hanya sekedar tren, tetapi tindakan yang tepat untuk menciptakan dapur yang nyaman dan sehat. Dapur yang bau bahkan pengap pun bisa dihindari.

Selain itu, aktivitas memasak di dapur pun akan lebih nyaman. Jadi, pertimbangkan untuk segera memasang hood sebagai investasi jangka panjang di rumah. Jangan ragu hubungi kami! Pelita Jaya Tehnik untuk membantu memasang hood dapur secara profesional.

Bagikan:
ductingexhaust.com
ductingexhaust.com
Articles: 47

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *